581 Kendaraan Odol di Jawa Barat Terjaring Razia

581 Kendaraan Odol di Jawa Barat Terjaring Razia

DIREKTORAT Jendral Perhubungan Darat Kementerian Pertalian mengungkapkan sebanyak 581 kendaraan over dimention over dimention dan over loading (Odol) di Jawa Barat terjaring razia selama 2020.

“Sebanyak 50 diantaranya sudah dilakukan normalisasi kebentuk awal, ada 56 kendaraan mau menyusul, ” ungkap Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Imran Rasyid, dalam acara seremoni Kegiatan Normalisasi Angkutan Barang Over Dimention Over Loading (Odol) milik PT Kemasan Cipta Utama di Wilayah Industri Surya Cipta, Karawang, Kamis (15/10).

Imran menjelaskan pemerintah menargetkan dalam Tahun 2023, Indonesia zero Odol. Namun, untuk menuju itu, kudu dilakukan penanganan secara bertahap.

“(Razia Odol) itu dilakukan untuk menjaga kesejahteraan pengguna jalan itu sendiri, juga untuk memelihara jalan agar tak cepat rusak, ” kata Imran.

Imran menceritakan beberapa waktu lalu, pihaknya menemukan mobil milik PT Paket Cipta Utama (KCU) yang telah dimodifikasi. Badan mobil tersebut bertambah panjang ke belakang, sehingga dianggap over demention.

Namun, atas kesadaran sendri PT KCU bersedia “memotong” badan mobil miliknya. “Semuanya berjumlah 56 unit mobil yang dinormalisasi. Akan kesadaraanya itu, Direktur PT KCU kami beri penghargaan, ” katanya.

Imran menyebutkan juga, kendaraan milik PT KCU hanya melanggar aturan over dimention. Kendaraan mereka tidak over loading karena muatannya hanya styrofoam. “Bobot muatannya ringan, tapi volumenya besar, ” kata Imran.

Direktur PT KCU, Thomas Sigit menyebutkan, pihaknya memang memiliki puluhan armada dengan dianggap “over dimention”, namun dipastikan tidak akan “over loading”. Karena muatan mobil tersebut hanya bahan ringan.

“Bukannya kami serakah, tapi juga harus memikirkan para pengguna styrofoam yang kebanyakan para pedagang kecil. Kan tidak lucu jika upah angkut barang lebih mahal daripada harga produk yang diangkutnya, ” kata Thomas. (OL-13)

Baca Juga: Polri Ungkap Alasan Penangkapan Anggota SAYA Medan

Related Post