ASN DKI Rawan Terpapar, BKD: Tamu Gubernur tak Perlu Swab

ASN DKI Rawan Terpapar, BKD: Tamu Gubernur tak Perlu Swab

KLASTER perkantoran di lingkungan Pemprov DKI Jakarta mulai bermunculan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir memastikan ada 13 ASN Pemprov DKI yg berkantor di Gedung Blok G Balai Kota terpapar covid-19. Selain itu, gedung-gedung SKPD lain misalnya Dinas Kesehatan dan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ikut ditutup karena ada ASN yang positif covid-19.

Namun demikian, Chaidir menegaskan pihaknya sudah mengikuti saran Dinas Kesehatan soal protokol kesehatan di kantor. Tamu-tamu yang datang ke Balai Kota tempat gubernur berkantor juga mengikuti protokol kesehatan.

“Sudah ikuti protokol. Kan mereka sebelum masuk bertemu gubernur atau wagub semuanya diharuskan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, ” kata Chaidir saat dihubungi, Kamis (17/9).

Baca juga: Covid-19, Kantor Dinkes dan Dinas Teknis Jatibaru Ditutup

Chaidir lebih lanjut mengatakan tak ada kewajiban bagi tamu yang ingin menemui gubernur atau wagub harus mengikuti fast test atau swab test terlebih dulu.

“Nggak ada. Kalaupun mereka pribadi sudah tes ya itu pribadi, ” terangnya.

Pihaknya tak pernah mensyaratkan agar para tamu yang ingin rapat atau menemui gubernur harus melampirkan syarat berupa surat hasil swab test atau rapid check.

“Tidak ada. Yang penting kan ketika mau masuk cuci tangan serta cek suhu. Di dalam juga ketika bertemu itu jaga jarak, ” tandasnya. (OL-2)

Related Post