Bawa MotoGP 2021, Kementerian PUPR Tata Kawasan Mandalika NTB

Bawa MotoGP 2021, Kementerian PUPR Tata Kawasan Mandalika NTB

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pendirian infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk menjelma salah satu destinasi wisata unggulan kelas dunia.

Hal ini sejalan dengan rencana pelaksanaan MotoGP di Mandalika pada 2021 sekaligus upaya Nusantara menjadi tuan rumah Olimpiade 2023.

Gajah PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Penting Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan dengan terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan cairan bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, & perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

“Untuk wisata, pertama yang harus diperbaiki ialah infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan muncul sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga. Prinsipnya, mengubah wajah daerah dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal serta nasional, ” kata Menteri Basuki melalui rilis yang diterima, Sabtu (5/9).

Dukungan Kementerian PUPR di Mandalika antara lain konektivitas, pengendali banjir dan sarana dan prasarana penunjang turisme.

Pada bidang konektivitas, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga melayani pembangunan jalan akses Bypass Bandara International Lombok (BIL) dengan typical desain overpass yang dibangun di dalam awal tahun 2020 dengan mutlak panjang 17, 4 kilometer dengan terdiri dari 4 jalur & lebar 50 meter dengan 2 jalur cepat dan 2 kolom lambat.

Baca juga:   Konstruksi Jalan Bypass BIL-Mandalika Batal Dikerjakan Agustus

Kegiatan terdiri dari dua paket dan akan mulai pelaksanaan konstruksi pada minggu ke-2 September 2020 dengan Skema multiyears contract (MYC).

Sebelumnya, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan Ruas Jalan Tana Awu Sengkol sepanjang lima kilometer dan Ruas Jalan Sengkol Kuta sejauh 10 kilometer. Dengan adanya ruas jalan ini, waktu ganti perjalanan dari BIL menuju Mandalika yang sebelumnya memakan waktu   40 menit perjalanan menjadi cuma 15 menit.

Kementerian PUPR melalui Balairung Wilayah Sungai Nusa Tenggara I Ditjen Sumber Daya Air tengah membangun saluran pengendali banjir KEK Mandalika sepanjang 5 km. Kemajuan fisik pembangunan saluran pengendali banjir KEK Mandalika saat ini menyentuh 51. 25% dan ditargetkan dapat selesai pada Desember 2020. Taksiran pembangunan pengendali banjir ini Rp 75 miliar.

Untuk penataan kawasan, Departemen PUPR melalui Ditjen Cipta Susunan menata Kawasan Wisata di desa-desa yang berada di Mandalika lupa satunya Desa Kuta. Di letak ini Kementerian PUPR membangun landmark Desa Kuta dengan desain arca peselancar, pedestrian, ruang terbuka hijau dan juga pembenahan saluran drainase.

Departemen PUPR juga membangun Ruang Terkuak Publik (RTP) berupa taman yang dilengkapi sarana bermain anak-anak dengan bisa dinikmati warga sekitar maupun wisatawan. (OL-5)

Related Post