Humaniora

MENTERI Sosial Tri Rismaharini mendampingi Menteri Koordinator Pendirian Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau Markas Armada 02, Surabaya, Jawa Timur.

“Kami bersilaturahim kepada keluarga korban Nanggala 402 memberikan penguatan dan prihatin yang mendalam supaya keluarga bisa tabah dan sabar menghadapi kondisi tersebut, ” ujar Menko PMK di Surabaya, Minggu (25/4).

Sedangkan, Kementerian Sosial (Kemensos) akan mengunjungi jalur-jalur dan mengirimkan para psikolog sejak balai di beberapa tempat.

“Balai Kemensos akan menyampaikan psikolog bagi keluarga target di luar Surabaya, khusus bagi korban dari Surabaya akan mendatangkan psikolog daripada Surabaya sendiri, ” habis-habisan Mensos.

Untuk penguatan & memberikan dukungan moril korban KRI Nanggala 402, Menko PMK dan Mensos menyelenggarakan anjangsana bagi keluarga korban di Kebraon Manis Daksina I No 5 Surabaya dan Driorejo, Gresik.

Mensos mengunjungi keluarga korban KRI Nanggala 402 di Pekerjaan Rencong 2 No 9 Sidoarjo, memberikan mainan bujang, handphone, tablet, alat disabilitas serta akan mengirimkan bagian sembako.

baca selalu: KRI Nanggala-402

Dengan simbolis, Mensos memberikan santunan bagi dua ahli pengampu korban KRI Nanggala 402 yaitu istri Mayor Laut (E) Whilly dan isteri Kopda Dirgantara Nugroho Putranto yang meninggalkan seorang putra 4, 5 tahun di Simpang Darmo Permai Selatan 4 No. 110 Surabaya. Santunan bagi 51 ahli waris lainnya direncanakan mau diserahkan pada Kamis (29/4/2021) bersamaan dengan pelaksanaan kenaikan pangkat bagi para korban Kapal Selam KRI Nanggal 402. (OL-3)

Related Post