IHSG Terkoreksi karena Pelaku Pasar Cari Aman

IHSG Terkoreksi karena Pelaku Pasar Cari Aman

INDEKS Makna Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Jumat (2/10) ditutup pada level 4. 926, 73. Artinya, ada perbaikan sebesar 0, 87% dari penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan tahu dari kronologisnya, dari awal perdagangan, IHSG sempat menguat, kemudian karakter pasar melakukan profit taking. Dalam sesi kedua, setelah adanya berita Trump positif covid-19, pelaku rekan bereaksi hingga IHSG melemah. Akan tetapi tidak lama, IHSG kembali bangkit meski belum setinggi sehari sebelumnya.

Kepanikan pelaku pasar yang berlebih ini terjadi akibat banyak spekulasi pada dua hal. Keduanya yaitu maklumat Trump positif covid-19 terjadi tak lama setelah dia selesai diskusi capres dan angka penularan Covid-19 yang tidak terkendali di GANDAR sehingga kemungkinan ada potensi lockdown balik.

“Ini masih spekulasi. Masalahnya Donald Trump tidak bisa ditebak maunya ke mana. Bisa jadi, dia benar benar kena covid-19. Namun bisa jadi, ini hanya akal-akalan dia untuk menunda debat sambil cari-cari ide untuk kampanye, atau jalan lain. Apapun dimungkinkan. Apalagi kalau melihat dia sepertinya masih ingin menjabat Presiden lagi. Banyaknya ketidakpastian itu yang akhirnya membuat rekan cenderung volatile dan cenderung cari aman, ” kata Reza, saat dihubungi, Jumat (2/10)

Pada perdagangan sesi II, IHSG sempat terjun hingga 1, 5%, tidak lama berselang pengumuman bahwa Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania Trump, membangun terjangkit covid-19.

Tidak hanya terjadi IHSG, koreksi juga terjadi pada Ruang Dow Jones 30 atau Dow Jones Future Index sebesar 400 poin (-1, 48%). Indeks ini merupakan salah satu indeks saham tertua di dunia dan sering kala digunakan sebagai acuan naik turunnya perdagangan saham dunia. (OL-14)

Related Post