KPK Perpanjang Masa Tahanan Tersangka Korupsi Bakamla

KPK Perpanjang Masa Tahanan Tersangka Korupsi Bakamla

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa pengurungan selama 40 hari terhadap tersangka dugaan suap di Badan Kesejahteraan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016.

“Tim Penyidik KPK memperpanjang masa pengurungan selama 40 hari ke ajaran dimulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan 29 Januari 2021, ” kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/12).

Ali menyebut ke-2 tersangka yang dimaksud adalah Leni Marlena selaku Ketua Unit Layanan Pengadaan dan Juli Amar Ma’ruf selaku Anggota Koordinator Unit Servis Pengadaan Bakamla 2016.

Sementara Leni ditahan di Rutan KPK Gedung Abang Putih, Juli ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.

“Saat ini pemberkasan perkara akan langsung dilakukan tim penyidik KPK, ” tutur Ali.

Baca juga:   KPK Panggil Dua Tersangka Peristiwa Korupsi Bakamla

Keduanya diduga berperan dalam kasus dugaan suap pengadaan proyek Backbone Coastal Surveillance System Bakamla. Leni dan Juli ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur Utama PT CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno serta Bambang Udoyo selaku pejabat pembuat komitmen sejak 31 Juni 2019 dalam pengembangan kasus tersebut.

Mengenai KPK mempersangkakan Leni dan Juli dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Para tersangka pada kasus ini diduga menguntungkan dirinya sendiri dan atau pihak lain. Berdasarkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negeri yang ditimbulkan dari kasus tersebut sekitar Rp63, 8 miliar. (OL-5)

Related Post