Minyak Kayu Putih Sumbang PAD Maka Rp10 Miliar

Bengkel minyak kayu putih Sendang Mole yang dikelola Dinas Lingkungan Tumbuh dan Kehutanan (DLHK) DIY tentu berproduksi di tengah Covid-19. Pabrik ini pun mampu menyumbang sampai Rp10 miliar per tahun.

“Tahun ini kami ditarget bisa produksi patra kayu putih 21 ribu liter, ” ngkap Sutarto, Kepala DLHK DIY, Jumat (3/7) saat memerima kunjungan Komisi B DPRD DIY.

Bahan baku adalah daun kayu suci dipasok dari kawasan hutan seluas 1. 500 hektare di sekitar pabrik, di Kecamatan Playen, & Nglipar,
dan Panggang, Gunungkidul.

Pengantara Ketua Komisi B DPRD DIY, Dwi Wahyu B menyatakan, penerapan minyak kayu putih menyumbang perolehan asli daerah (PAD) Rp 9-10 miliar setahun.

Merawat pohon kayu suci tidak mudah. Pohon kayu suci tidak mau ditanam di lahan tumpang sari, tidak bisa sungguh-sungguh rimbun, dan daun harus terbuka. “Harapan kami Dinas bisa mengevaluasi teknologi dan SDM ditingkatkan agar lebih bagus sehingga hasilnya mampu meningkat, ” kata dia.

Dengan menyumpang pendapatan hingga Rp10 miliar, pabrik minyak kayu putih layak buat didukung. Ketua Komisi B DPRD DIY Danang Wahyu Broto menghargai prospek pabrik minyak kayu suci sangat cerah. “Masa Covid-19 itu, minyak kayu putihnya harusya laku. Ini potensi luar biasa, ” pungkasnya. (OL-12)

Related Post