Peluang Marquez kian Tipis

Peluang Marquez kian Tipis

PEMBALAP Repsol Honda Marc Marquez akan mengalami kesulitan dalam mengikuti perburuan gelar juara dunia Moto-GP musim ini. 

Hal tersebut dipastikan setelah Marquez dinyatakan harus absen balapan dua hingga tiga bulan ke depan karena harus menjalani pemulihan. Pria asal Spanyol itu seperti diketahui tengah cedera lengan akibat terjatuh di GP Spanyol pada 19 Juli lalu.

Setelah Honda berkonsultasi dengan para tenaga medis, disimpulkan, proses pemulihan harus dijalani dengan cukup lama. “Tujuan Marquez dan tim Repsol Honda ialah kembali ke kejuaraan dunia ketika lengan Marc pulih sepenuhnya dari cedera serius yang terjadi di Jerez. 
Diperkirakan, ini akan memerlukan dua hingga tiga bulan sebelum Marc bisa kembali ke atas RC213V,” demikian keterangan resmi Repsol Honda seperti dilansir Antara.

Manajer Repsol Honda Alberto Puig mengatakan sejak operasi kedua yang dijalani Marquez, pihaknya lebih menginginkan sang juara dunia musim lalu itu bisa 100% pulih.

“Kami tidak ingin terburuburu. Ketika Marc siap untuk kembali dan berkompetisi di level yang ia ketahui, kami akan memikirkan tujuan berikutnya,” kata dia.

Sejak Moto-GP dimulai di Spanyol, Marquez belum memiliki satu poin pun. Juara dunia enam kali itu sempat akan tampil di seri kedua setelah menjalani operasi pertama, tapi kemudian dibatalkan.

Dia pun kembali dilarikan ke ruang operasi karena kembali merasakan sakit di lengannya. Jika benar harus absen setidaknya dua bulan, artinya Marquez baru bisa kembali balapan pada November.

Hanya ada tiga seri yang bisa dia ikuti hingga musim ini berakhir dengan jadwal yang ada saat ini. Penyelenggara masih mungkin menambah jadwal GP jika ingin sesuai dengan rencana awal sebelum munculnya pandemi covid-19. Sebelumnya musim ini disepakati akan berlangsung 20 GP, tapi covid-19 membuat penyelenggara memangkas jadi 14 GP.

Walau Marquez menang di semua seri yang bisa diikuti, kecil kemungkinan dia mendapatkan poin yang cukup untuk bisa mengunci titel juara dunia.

Jaya di kandang

KTM, kemarin, berhasil tampil gemilang GP Styria yang digelar di markas mereka di Austria. Dua pembalap yang menggunakan motor buatan KTM berhasil merebut podium.

Miguel Oliveira dari Red Bull KTM Tech 3 menjadi juara pertama dengan catatan waktu 16 menit 56,025 detik. Pol Espargaro yang menjadi rider Red Bull KTM Factory Racing juara ketiga dengan selisih waktu 0,540 detik dari Oliveira.

Kemenangan Oliveira cukup dramatis karena dia menyudahi balapan lebih awal setelah memanfaatkan duel antara Espargaro dan Jack Miller jelang garis finis. Miller yang harus puas dengan podium kedua, dengan catatan waktu 0,316 detik lebih lambat daripada Oliveira, kecolongan ketika sedang menghalang-halangi Espargaro. 

Setelah melihat ada celah, Oliveira mampu menyalip Miller. Espargaro gagal mempertahankan pole position yang dia dapatkan dari babak kualifikasi. Dengan hasil di GP Styria, KTM mampu menunjukkan mereka patut diperhitungkan. Hasil kemarin menjadi kali kedua bagi KTM mampu menempatkan pembalap di podium pertama. 

Sebelumnya, rookie yang merupakan rekan setim Espargaro, yakni Brad Binder, menjadi juara di GP Republik Ceko. Sementara itu, Andrea Dovizioso dari Ducati yang juara di GP Austria kali ini hanya bisa finis di urutan kelima.  Kemudian Fabio Quartararo dari Petronas Yamaha SRT yang sempat memukau di beberapa seri awal musim ini malah finis di urutan ke-13.

Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi tidak mendapatkan hasil baik karena hanya bisa menyudahi balapan di urutan kesembilan. Namun, yang diraih Rossi lebih baik daripada rekan setimnya, yakni Maverick Vinales, yang gagal finis karena terjatuh saat balapan menyisakan 12 putaran. (Ant/R-3)
 

Related Post