Tiga Bulan, Tripartit Nasional Bahas RPP Turunan UU Ciptaker

Tiga Bulan, Tripartit Nasional Bahas RPP Turunan UU Ciptaker

PEMBAHASAN Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai aturan turunan UU Cipta Kerja melibatkan semua pihak. Tripartit Nasional memiliki waktu 3 kamar untuk membahas RPP tersebut.

“Ketika membahas undang-undang (UU Cipta Kerja), kami sudah melakukan dialog sosial. Ini akan terus kami lakukan untuk membahas peraturan pemerintahnya, ” cakap Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (24/10).

Ida menjelaskan, saat ini pemerintah bersama-sama Tripartit Nasional (perwakilan pemerintah, pengusaha, dan SP/SB) dan akademisi sudah mulai membahas RPP. Harapannya, UU Cipta Kerja dapat segera diimplementasikan ketika sudah diundangkan.

Saat ini, ada empat RPP yang tengah dibahas Tripartit Nasional, yaitu tentang pengupahan, tenaga kerja asing, penyelenggaraan ketenagakerjaan, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

“Kami telah mulai Selasa (20/10). Saya telah melakukan kick off bersama Tripartit Nasional. Duduk kembali, melihat kembali aturan-aturan yang perlu kami atur di peraturan pemerintah, ” jelas Menaker.

Menaker menambahkan, dalam masa 3 bulan pembahasan tersebut, pihaknya akan tetap mengefektifkan dialog sosial, dan sosialisasi kepada stakeholders .

“Batas waktunya 3 bulan, tapi awak akan mengefektifkan 3 bulan tersebut tidak hanya teman-teman SP/SB & pengusaha, kami juga menyosialisasikan ke dinas ketenagakerjaan, akademisi, forum rektor, dan banyak forum yang ana sosialisasikan, ” ujarnya. (OL-14)

Related Post