TPNPB-OPM Klaim akan Lakukan Gangguan Terhadap TGPF

TPNPB-OPM Klaim akan Lakukan Gangguan Terhadap TGPF

TENTARA Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim akan tetap menganggu aktivitas Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya. Ahli bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom menuturkan, pihaknya menolak investigasi yang dilakukan TGPF karena hasilnya dipastikan tidak independen.  

“Kami menolak investigasi TGPF karena beberapa anggotanya terdiri TNI, Polri, dan BIN. Bagaimana agak-agak hasilnya bisa dipercaya kalau dengan memeriksa adalah pelakunya (aparat keamanan) sendiri, ” katanya ketika berbincang dengan mediaindonesia. com , Minggu (11/10).

Menurut Sebby, pihaknya meyakini penembakan Yeremia Zanambani pada September lalu dilakukan aparat kebahagiaan Indonesia. “Kita sudah umumkan kalau pelaku penembakan pendeta merupakan abdi TNI, tapi tidak dipedulikan, ” jelasnya.

Karena itu, tambahnya, pihaknya meminta tim PBB untuk melakukan investigasi atas penembakan pada pertengahan September tersebut. Pasalnya, pihaknya merasa frustrasi dengan ketidakjelasan penyelesaian kasus kekerasan yang dilakukan aparat keamanan kepada masyarakat Papua. “Kita juga tidak percaya dengan Komnas HAM, karena selama tidak bisa membawa pelaku kekerasan terhadap masyarakat Papua ke pengadilan, ” keluhnya.

Baca juga: Rata-rata Vonis Hukuman Koruptor 3 Tahun

Sebby yang saat ini berada di Papua Nugini membenarkan, apabila penembakan terhadap rombongan TGPF sekembalinya dari Distrik Hitadipa, Permata Jaya, Jumat (9/10) dilakukan pihaknya. Akibat penembakan itu, anggota TGPF Bambang Purwoko yang mengalami luka tembak di bagian kaki & Sersan Satu Faisal Akbar, anggota Satuan Tugas Hipadipa tertembak pada bagian pinggang. “Kita sudah koordinasikan dengan tim kami di Intan Jaya untuk menolak kedatangan TGPF itu, ” pungkasnya.

Sebelumnya Ketua TGPF Intan Jaya, Benny J. Mamoto menegaskan bahwa tim yang dibentuk oleh Menko Polhukam untuk mengungkap sejumlah peristiwa penembakan di Intan Jaya itu tidak gentar dengan peristiwa penembakan terhadap mereka di Mamba Bawah, Distrik Sugapa. “Kami di TGPF sama sekali tak gentar karena peristiwa penembakan kemarin yang menyebabkan salah satu anggota tim, pak Bambang Purwoko tertembak. Kami terus bekerja untuk menuntaskan tugas yang diberikan oleh pemerintah kepada tim ini” tegasnya.

Sementara itu, Anggota TGPF Samuel Tabuni menuturkan, hingga saat ini TGPF langsung mendalami kasus penembakan tersebut. “Kami sedang dalami, ” jelasnya ketika dihubungi, Minggu. (P-5) 

Related Post